Aljabar abstrak

Dari testwiki
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Teori grup

Definisi dasasr

Definisi: Misalkan G himpunan tidak kosong.

  • Operasi biner pada G adalah pemetaan ∘:G×G→G. Notasi: a∘b∈G untuk a,b∈G.
  • Suatu himpuan G yang dilengkapi operasi biner ∘ disebut grupoid. Notasi: (G,∘)

Contoh:

  1. (ℕ,+),(ℤ,+),(ℕ,⋅) dan (ℤ,⋅).
  2. (𝕂,+) dan (𝕂,⋅), di mana 𝕂=ℚ,ℝ atau ℂ.

Definisi: Suatu grupoid (G,∘) disebut grup jika ia memenuhi hukum-hukum berikut:

  • (G1) (a∘b)∘c=a∘(b∘c) unuk semua a,b,c∈G. (Hukum assotiatif)
  • (G2) Terdapat suatu anggota e∈G sehingga a∘e=e∘a=a untuk semua a∈G. (e disebut anggota identitas)
  • (G3) Terdapat suatu anggota identitas e∈G sehingga: untuk setiap a∈G terdapat suatu b∈G sehingga a∘b=b∘a=e. (Hukum invers, Notasi b=a−1)

Suatu grup (G,∘) adalah grup Abelian (atua grup komutatif) jika itu memnuhi jugaasi

  • (G4) a∘b=b∘a untuk semua a,b∈G. (Hukum komutatif)

Catatan

Untuk mendefinisikan grup kita dapat menganti (G2) dan (G3) dengan (G2)' dan (G3)' berikut:

  • (G2)' Terdapat suatu anggota e∈G sehingga a∘e=a untuk semua a∈G. (e disebut anggota identitas kanan)
  • (G3)' Terdapat suatu anggota identitas kanan e∈G sehingga: untuk setiap a∈G terdapat suatu b∈G sehingga a∘b=e. (Hukum invers kanan)

Kita membuktikan fakta di atas sebagai Lemma 1, Lemma 2 dan Lemma 3.

Lemma 1: Misalkan (G,∘) memenuhu (G1) , (G2)' dan (G3)' dengan anggota identitas kanan e∈G dari (G3)' . Jika a,b∈G memenuhi a∘b=e maka b∘a=e.

Bukti: Dengan (G3)' terdapat c∈G sehingga b∘c=e. Akibatnya dengan (G1) dan (G2)'

e=b∘c=(b∘e)∘c=(b∘(a∘b))∘c=((b∘a)∘b)∘c=(b∘a)∘(b∘c)=(b∘a)∘e=b∘a. □

Lemma 2: Misalkan (G,∘) memenuhu (G1) , (G2)' dan (G3)' dengan anggota identitas kanan e∈G dari (G3)' . Maka e∘a=a untuk semua a∈G.

Bukti: Misalkan a∈G. Dengan (G3)' terdapat b∈G sehingga a∘b=e. Dengan menggunakan Lemma 1 juga b∘a=e. Oleh karena itu dengan (G1) dan (G2)'

e∘a=(b∘a)∘a=b∘(a∘b)=b∘e=b. □

Lemma 3: Misalkan (G,∘) memenuhu (G1) , (G2)' dan (G3)' . Jika terdapat hanya satu anggota identitas.

Bukti: Misalkan e∈G dari (G3)' dan e′∈G juga suatu anggota identitas. Karena a∘e′=e′ untuk semua a∈G dengan (G2)' maka e∘e′=e′. Dengan Lemma 2 untuk a=e′ didapat juga e∘e′=e. Oleh karena itu e′=e. □

Sifat-Sifat

Teorema (Sifat kanselasi): Misalkan a,b,c∈G.

  1. Jika a∘b=a∘c maka b=c.
  2. Jika b∘a=c∘a maka b=c.

Bukti: Dengan (G3) terdapat d∈G sehingga a∘d=∘d∘a=e. Oleh karena itu jika a∘b=a∘c maka dengan (G1)

b=e∘b=(d∘a)∘b=d∘(a∘b)=d∘(a∘c)=(d∘a)∘c=e∘c=c.

Jika b∘a=c∘a maka dengan (G1) dan (G2)

b=b∘e=b∘(a∘d)=(b∘a)∘d=(c∘a)∘d=c∘(a∘d)=c∘e=c. □

Teorema (a−1)−1=a.

Bukti: a−1∘a=a∘a−1 dari Definisi a−1 yang berarti bahwa a elemen invers untuk a−1. □

Grup bagian

Definisi: Misalkan (G,∘) grup. Suatu himpunan bagian H⊆G disebut grup bagian (persisnya (H,∘) grup bagian (G,∘)), jika ia memenuhi sifat-sifat berikut:

  1. e∈H.
  2. Jika a,b∈H maka a∘b∈H.
  3. Jika a∈H maka a−1∈H.

Teorema: Misalkan (G,∘) grup dan H⊆G himpuan bagian tidak kosong. (H,∘) grup bagian jika dan hanya jika a∘b−1∈H untuk semua a,b∈H.

Bukti: Misalkan (H,∘) grup bagian dan a,b∈H. Dari 3 Definisi di atas b−1∈H dan dari 2 juga a∘b−1∈H. Sebaliknya misalkan a∘b−1∈H untuk semua a,b∈H. Kita memeriksa Definisi 1, 2 dan 3. Karena H tidak kosong, ada a∈H. 1 benar karena e=a∘a−1∈H. 3 benar karena a−1=e∘a−1∈H. 2 juga benar karena a∘b=a∘(b−1)−1∈H.□